Presiden Donald Trump melampiaskan frustrasinya di platform Truth Social setelah sejumlah calon Partai Republik jagoannya kalah dalam pemilihan sela (midterm election) Amerika Serikat, Selasa (3/11/2026). Hitung cepat New York Times per Rabu (4/11/2026) siang WIB menunjukkan Partai Demokrat unggul di Senat dan Dewan Perwakilan, sementara Trump berkata Republik akan menang telak seandainya namanya tercantum di surat suara.
Tidak ada nama Trump di kertas suara kali ini, dan ia tampak tak rela soal itu. "Nama saya tidak ada di surat suara dan jika saya ada, kita pasti akan menang TELAK! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini," tulis Donald Trump di Truth Social.
Sebelum pemungutan suara, sejumlah pakar dan jajak pendapat sudah memperkirakan Demokrat akan menang dan menguasai Senat. Pemilihan sela tidak hanya memilih senator, tetapi juga gubernur, anggota Dewan Perwakilan, hingga pejabat daerah.
Angkanya timpang. Dalam hitung cepat New York Times, Demokrat mengantongi 52 kursi Senat, melewati ambang batas 50 kursi untuk menguasai majelis itu. Republik baru meraih 40 kursi.
Di Dewan Perwakilan, Demokrat meraup 193 kursi dan Republik 114 kursi. Batas untuk menguasai majelis tersebut adalah 218 kursi, sehingga Demokrat masih membutuhkan 25 kursi lagi.
Texas, yang lama dikenal sebagai lumbung suara Republik, ikut bergoyang. Dengan 90 persen surat suara terhitung, calon senator Demokrat James Tolarico unggul 55 persen atas Ken Paxton dari Republik yang memperoleh 43 persen. Hasil itu disebut sebagai kekalahan bersejarah bagi Republik di negara bagian tersebut.
Di Michigan, dengan 35 persen suara masuk, calon Demokrat Abdul El Sayed memimpin 50,2 persen berbanding 47,9 persen milik Mike Rogers dari Republik. Kursi Dewan Perwakilan untuk Distrik 1 Carolina Selatan dipimpin tipis oleh Nancy Lacor dari Demokrat dengan 49,5 persen, di depan Jenny Costa Honeycutt dari Republik yang meraih 48,8 persen. Menurut CNN, calon Demokrat juga unggul di sejumlah distrik di Delaware, Massachusetts, Georgia, Carolina Selatan, Maine, dan Alabama.
Perebutan kursi gubernur memperlihatkan pola serupa. Demokrat unggul jauh di California, Colorado, Wisconsin, Pennsylvania, dan New York, serta unggul tipis di Minnesota, Georgia, Texas, Ohio, Iowa, Kansas, New Mexico, Arizona, dan Oregon.
Republik bukan tanpa pegangan. Di Senat Mississippi, dengan 89 persen suara terhitung, Andi Barr dari Republik memimpin 50,1 persen atas Charless Broker dari Demokrat yang memperoleh 42,9 persen. Calon senator Republik juga sementara unggul di Florida dan Kentucky.
Untuk kursi Gubernur Florida, Byron Donalds dari Republik meraih 50,0 persen dengan 99 persen suara dihitung. Di Oklahoma, Mike Mazzei unggul dengan 52 persen setelah 97 persen suara dihitung. Calon Republik juga memimpin dalam pemilihan gubernur di Wyoming, Arkansas, dan Carolina Selatan.
Perhitungan suara masih berjalan, dan hasil yang beredar belum pasti serta masih bisa berubah.