Pesawat Citilink QG1100 rute Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Yogyakarta gagal berangkat pada Sabtu (17/10) pagi karena ada masalah pada salah satu roda pendaratan. Pesawat jenis ATR 72-600 itu kembali mendarat di Jakarta, dan seluruh penumpang serta awak dilaporkan selamat.
Penerbangan tersebut dijadwalkan lepas landas pukul 05.55 WIB. Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Tashia Scholz, menyebut pesawat kini ditangani petugas terkait untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh.
"Pesawat beserta seluruh penumpang telah kembali mendarat dengan selamat di Jakarta. Pesawat selanjutnya ditangani oleh petugas terkait untuk menjalani pemeriksaan intensif lebih lanjut secara menyeluruh," kata Tashia dalam keterangannya, Sabtu (17/10).
Penumpang Dialihkan ke Soekarno-Hatta
Maskapai menyiapkan pesawat pengganti jenis Airbus A320 untuk melanjutkan rute Jakarta–Yogyakarta. Penumpang akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
Jadwal keberangkatan pengganti ditetapkan pukul 11.00 waktu setempat, dengan estimasi tiba di Yogyakarta pukul 12.40 waktu setempat.
Tashia menjelaskan bahwa penerbangan itu "rencana akan diberangkatkan kembali" dengan pesawat pengganti lewat Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menuju YIA.
Citilink menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ban pesawat Citilink pecah. Soal keselamatan, Tashia menegaskan maskapai terus menjalankan langkah preventif untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang dapat memengaruhi keselamatan dan keamanan penerbangan.
"Citilink senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan," tutupnya.