Mancanegara

Pesawat Angkatan Udara Nigeria Jatuh, Warga Kira Suara Petir

Serpihan dari pesawat angkatan udara Nigeria yang jatuh, Senin 05/10/2026 - dok Reuters
Serpihan dari pesawat angkatan udara Nigeria yang jatuh, Senin 05/10/2026 - dok Reuters

PancaMerdeka.com - Pesawat Angkatan Udara Nigeria jatuh di Igbokoda, Negara Bagian Ondo, Senin (5/10), dan warga sekitar semula mengira dentumannya adalah petir. Seluruh 32 orang di dalamnya tewas, terdiri atas 25 penumpang dan tujuh awak.

Suara yang Disangka Petir

Dayo Akinte, 39 tahun, tinggal sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Ia mengatakan kepada AFP bahwa bunyi yang ia dengar saat pesawat diyakini jatuh terdengar seperti petir.

"Sejak kecelakaan itu, tiga pesawat juga telah terbang di atas lokasi kejadian," kata penjual kayu bakar, Dayo Akinte.

Menurut Dayo, seseorang yang sedang memancing di kawasan rawa memberi tahu pangkalan angkatan laut terdekat. Warga kota juga mendapat kabar dari orang yang sama.

Pencarian di Dekat Sungai dan Rawa

Juru bicara Angkatan Udara Nigeria, Ehimen Ejodame, menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Pihaknya bekerja bersama otoritas terkait dan badan penanggulangan keadaan darurat.

Sebuah video di media sosial memperlihatkan sekelompok kecil orang berkumpul di dekat sungai. Tim penyelamat tampak menyisir sekitar lokasi dengan perahu.

Menteri Penerbangan Festus Keyamo mengatakan lewat X bahwa pesawat jatuh di dekat pangkalan angkatan laut. Polisi juga membenarkan kecelakaan itu, tetapi belum memberikan perincian.

Misi Rutin dari Benin ke Lagos

Pesawat Angkatan Udara Nigeria itu berjenis ATR-42 dan sedang menjalankan misi rutin dari Kota Benin menuju Lagos. Kecelakaan terjadi tak lama setelah pukul 09.00 waktu setempat (08.00 GMT).

ATR-42 adalah pesawat turboprop bermesin ganda. Menurut produsennya, pesawat ini mampu mengangkut 30 hingga 50 penumpang.

Presiden Bola Tinubu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. "Ini merupakan momen yang menyakitkan bagi angkatan bersenjata kami dan seluruh bangsa," kata Presiden Bola Tinubu.

Yang Belum Terjawab

Penyebab jatuhnya pesawat belum diketahui. Identitas para korban juga belum diumumkan.

Igbokoda berada di Ilaje, wilayah penghasil minyak di Nigeria selatan. Kecelakaan ini disebut sebagai salah satu bencana udara terburuk dalam beberapa tahun terakhir di Nigeria, negara terpadat di Afrika.

Bagi keluarga korban, kepastian identitas dan penyebab menjadi jawaban yang paling dinantikan. Tinubu telah memerintahkan Angkatan Udara Nigeria menggelar penyelidikan menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.