Bisnis

Ojol Sejahtera: Perpres Baru Prabowo Bawa Harapan Baru bagi Driver

Ojol Sejahtera: Perpres Baru Prabowo Bawa Harapan Baru bagi Driver

pancamerdeka.com — Angin segar bertiup kencang bagi jutaan pejuang nafkah di jalanan setelah Presiden Prabowo Subianto secara resmi menandatangani Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 pada 1 Mei 2026.

Kebijakan bersejarah ini menetapkan bahwa para pengemudi ojek online kini berhak membawa pulang 92 persen dari hasil kerja keras mereka, sementara potongan aplikator dibatasi maksimal 8 persen.

Langkah ini menjadi kado terindah pada peringatan Hari Buruh Internasional, sekaligus membuktikan komitmen nyata pemerintah dalam menjunjung tinggi harkat dan martabat para pekerja mandiri.

"Saudara-saudara ojol kerja keras mempertaruhkan jiwanya tiap hari. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen. Harus di bawah 10 persen," tutur Presiden Prabowo Subianto dengan penuh wibawa di Monas, Jumat (1/5/2026).

Keputusan mulia ini tidak hanya soal angka, melainkan tentang perlindungan jiwa melalui jaminan sosial BPJS Kesehatan dan asuransi kecelakaan kerja yang kini wajib disediakan perusahaan.

Pemerintah juga menebar harapan melalui rencana pemberian rumah subsidi bagi buruh dan driver ojol, sebuah langkah elegan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat kecil.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyambut haru keputusan ini sebagai bentuk keadilan yang telah lama dinantikan oleh para pengemudi di seluruh tanah air.

"Keputusan tersebut mencerminkan keberanian politik sekaligus sensitivitas sosial pemerintah dalam merespons aspirasi akar rumput," ungkap Raden Igun Wicaksono dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026).

Melalui Perpres ini, negara hadir memberikan perlindungan bagi mereka yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas ekonomi masyarakat namun sering terabaikan hak-haknya.

Kehadiran regulasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih manusiawi, di mana keuntungan perusahaan sejalan dengan kesejahteraan mitra pengemudinya.

Semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha kini menjadi kunci utama untuk memastikan kebijakan inspiratif ini berjalan dengan maksimal di lapangan.

Inilah saatnya para pejuang aspal tersenyum lebih lebar, menatap masa depan dengan optimisme tinggi demi keluarga tercinta yang menanti di rumah dengan penuh harapan. ***