Bisnis

Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Direktur Utama

Fadel Muhammad di tunjuk sebagai Komisaris Utama Wifi
Fadel Muhammad di tunjuk sebagai Komisaris Utama Wifi

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mengangkat Fadel Muhammad sebagai Komisaris Utama dan Shannedy Ong sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada 7 Oktober 2026, menurut IDX Channel dan Emitennews. Keduanya disebut dipilih karena rekam jejak mereka dalam mengelola proyek strategis di sektor digital.

RUPSLB adalah rapat pemegang saham di luar rapat tahunan, lazim digunakan untuk memutuskan agenda seperti perubahan susunan pengurus.

Sebagai Komisaris Utama WIFI, Fadel Muhammad kini memimpin dewan komisaris perusahaan solusi digital dan telekomunikasi itu. Sebelumnya ia menjabat anggota dewan. Shannedy Ong, yang juga berasal dari jajaran dewan, akan mengawasi operasi harian sebagai Direktur Utama.

Sejumlah media melaporkan tanggal pengangkatan secara berbeda. IDX Channel dan Emitennews menulis 7 Oktober 2026, Bisnisia menyebut 9 Oktober 2026, sedangkan JKN News mencatat 19 Oktober 2026.

Dokumen resmi pengangkatan Komisaris Utama WIFI menetapkan tugas Fadel Muhammad, yakni memantau kebijakan strategis perusahaan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi.

Shannedy Ong akan memimpin divisi inti, yaitu pengembangan produk, pemasaran, dan hubungan pelanggan. Latar belakangnya di bidang teknologi membuat ia diharapkan memperkuat posisi WIFI di pasar digital.

Perusahaan menekankan kolaborasi antara dewan komisaris dan direksi. Fadel akan memfasilitasi komunikasi antara pemegang saham dan manajemen agar keputusan strategis didukung data dan analisis yang kuat, sementara Shannedy berfokus pada pelaksanaan rencana bisnis jangka pendek dan menengah.

Pada periode 21 Oktober 2026, dua transaksi saham besar WIFI tercatat. Hashim Djojohadikusumo menjual 1,42 miliar saham WIFI dengan nilai Rp 4,06 triliun, menurut CNBC Indonesia. Koridor melaporkan Investasi Sukses Bersama melepas 1,41 juta saham pada harga Rp 2.870 per saham. Kedua transaksi itu tidak terkait langsung dengan pengangkatan Fadel Muhammad, tetapi terjadi pada periode yang sama dengan aktivitas korporasi WIFI.