Timnas Indonesia U-23 langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Baru dua menit laga berjalan, skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong hampir membuka keunggulan lewat skema sepak pojok dari sisi kanan.
Mauro Zijlstra menyambar bola di tiang dekat, namun kiper Mali, Mayame Sissoko, sigap menepis sepakan tersebut. Serangan agresif Indonesia berlanjut melalui beberapa percobaan dari Ivar Jenner, meski semuanya belum menemui sasaran.
Namun, justru Mali yang berhasil membuka keunggulan. Pada menit ke-11, Sekou Kone mencetak gol pertama setelah menerima umpan silang matang dari Aboubakar Sidibe. Sidibe sukses melewati penjagaan Dony Tri Pamungkas, dan umpannya membelah pertahanan Garuda Muda. Kone tinggal melakukan sontekan di depan gawang, membuat Mali unggul 1-0.
Tertinggal, Timnas Indonesia U-23 meningkatkan intensitas permainan. Meski dominan menguasai bola, penyelesaian akhir Indonesia masih kurang efektif.
Sebaliknya, Mali kembali mengancam. Sidibe nyaris menggandakan keunggulan melalui umpan terobosan yang membuatnya berhadapan langsung dengan kiper Daffa Fasya. Tembakan pertamanya ditepis Daffa, sementara upaya kedua Sidibe malah melambung di atas mistar.
Indonesia mencoba membalas melalui situasi bola mati. Dari sepak pojok yang dieksekusi Dony Tri Pamungkas, Muhammad Ferrari menyundul bola ke arah gawang, namun Sissoko kembali tampil solid.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Berawal dari pressing ketat, Hokky Caraka berhasil merebut bola dari Kone di sayap kanan. Hokky kemudian mengirim umpan silang mendatar yang disambut Mauro Zijlstra dengan sepakan terarah ke tiang jauh.
Sissoko tak mampu menjangkau bola tersebut, dan skor berubah menjadi 1-1. Gol ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kembali mengatur ritme permainan. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang.
Permainan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Garuda Muda tampil lebih percaya diri. Pada menit ke-52, Timnas Indonesia U-23 berhasil membalikkan keadaan.
Raka Cahyana melakukan penetrasi ciamik dari sayap kanan sebelum melepaskan umpan tarik ke kotak penalti. Bola mengarah tepat ke Rafael Struick, yang tanpa ragu mengirimkan sepakan keras ke pojok kanan gawang Mali. Indonesia pun berbalik memimpin 2-1.
Gol ini membuat permainan semakin terbuka, dengan kedua tim saling balas serangan.
Tertinggal, Mali U-23 tampil lebih agresif. Mereka hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan salto Pape Sissoko, namun aksi gemilang Daffa Fasya kembali menggagalkan peluang tersebut.
Serangan bertubi-tubi Mali akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70. Makalou mengirimkan umpan terobosan akurat yang mengarah kepada Sekou Kone. Berhasil masuk ke kotak penalti, Kone mengeksekusi bola dengan sontekan yang sukses memperdaya Daffa. Skor kembali imbang 2-2, dan Kone mencatatkan brace dalam pertandingan ini.
Di 10 menit terakhir laga, Indonesia berupaya mencetak gol kemenangan. Pada menit ke-83, Indonesia memperoleh tendangan bebas tepat di depan kotak penalti Mali.
Dony Tri melepaskan eksekusi mendatar yang ditepis Sissoko. Bola rebound yang coba dituntaskan oleh Jens Raven juga kembali diamankan oleh kiper Mali tersebut.
Mali pun memperoleh peluang terakhir melalui sepakan mendatar Makalo, tetapi Daffa kembali bertindak sigap mengamankan gawangnya. Hingga peluit panjang berbunyi, duel berakhir dengan skor 2-2.
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Mali U-23
Indonesia U-23
Daffa Fasya; Kadek Arel, Muhammad Ferrari, Dion Markx; Raka Cahyana Rizky, Dony Tri Pamungkas; Rivaldo Pakpahan, Ivar Jenner; Hokky Caraka, Rafael Struick, Mauro Zijlstra.
Mali U-23
Mayame Sissoko; Traore, Doucoure, Sinate, Dembaga; Makalou, Kone, Diakite; Pape Sissoko, Haidara, Sidibe.