Bisnis

Sinergi Berwibawa BI-PBOC, Rajut Kemitraan Strategis untuk Kemakmuran Kawasan

Sinergi Berwibawa BI-PBOC, Rajut Kemitraan Strategis untuk Kemakmuran Kawasan

pancamerdeka.com — Bank Indonesia (BI) bersama People's Bank of China (PBOC) sukses menggelar pertemuan tingkat tinggi yang menghasilkan enam kesepakatan strategis penuh visi di Shanghai, Tiongkok pada Kamis (11/6). Pertemuan ini menjadi simbol keharmonisan dan komitmen kuat kedua negara dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemakmuran ekonomi regional.

Melalui kemitraan yang elegan ini, kedua bank sentral optimis mampu membangun fondasi keuangan yang tangguh menghadapi dinamika global. Keberhasilan ini mencerminkan semangat kolaborasi yang tinggi demi membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Tanggung Jawab Bersama Jaga Stabilitas Moneter

Gubernur PBOC Pan Gongsheng menekankan pentingnya posisi strategis Indonesia dan Tiongkok sebagai pilar ekonomi utama di kawasan Asia. Hubungan bilateral yang erat ini diharapkan dapat terus memperdalam kerja sama keuangan yang saling menguntungkan dan menginspirasi pertumbuhan ekonomi makro.

Sinergi ini diperkuat dengan rencana peningkatan Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA) serta perluasan penggunaan mata uang lokal. "Tiongkok dan Indonesia, sebagai ekonomi utama dan mitra strategis di kawasan, memiliki tanggung jawab bersama untuk memperdalam kerja sama ekonomi," ungkap Pan Gongsheng dengan optimis, Kamis (11/6).

Kemudahan Transaksi Digital Lintas Batas

Salah satu capaian nyata dari komitmen ini adalah peluncuran pembayaran QR lintas batas yang membuat transaksi ritel antarnegara menjadi lebih mudah dan inklusif. Selain itu, penandatanganan kerja sama komprehensif ini juga merangkul Hong Kong Monetary Authority (HKMA) dalam kerangka transaksi mata uang lokal.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyambut baik kesepakatan ini sebagai langkah maju untuk memperkuat infrastruktur sistem pembayaran domestik. Langkah integrasi yang andal ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi digital mampu mempererat konektivitas kemanusiaan sekaligus mengokohkan ketahanan finansial bersama. ***